Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2013

Jalan Yang Benar

Pada suatu malam berkabut , seorang sopir taksi sedang mengendarai kendaraannya, mencari orang yang hendak memakai jasanya. Dan setelah berputar selama 10 menit di suatu daerah, ia mendapatkan seorang penumpang laki-laki. Pakaiannya rapi, dan sangat kelihatan bahwa beliau adalah orang penting dalam suatu perusahaan. "Antarkan saya ke tempat ini", kata orang itu sambil menunjukkan secarik kertas pada sopir tersebut. "Tentunya dengan jalan tercepat, karena saya buru-buru". Sopir itu mulai menjalankan taksinya dan mencari jalan tercepat menuju tujuan itu. Satu, dua, tiga belokan ia lewati. Tetapi ketika beberapa belokan setelahnya, sang sopir sadar bahwa ia telah mengambil jalan yang salah.  Jika ia teruskan melewati jalan itu, ia tidak terlalu hafal dengan arah yang akan ditempuhnya. Sedangkan ia tidak bisa berputar balik karena jalan tersebut hanya satu arah. Melihat sopir tersebut kebingungan, dan ia tahu persis apa yang dipikirkannya, ia menyodorkan peta digita...

Iman Anak Allah

Ketika kita menemukan 2 lembar uang di tengah jalan. Yang satu bernilai seribu rupiah, sedangkan yang satunya bernilai seratus ribu rupiah. Tapi, uang seratus ribu rupiah tersebut tampak kotor, telah terinjak oleh banyak pejalan kaki yang melintasi tempat itu. Sedangkan uang seribu disebelahnya, tampak bersih dan belum terinjak. Ketika Anda diberi pilihan untuk mengambil salah satu dari keduanya, manakah yang akan Anda ambil? Tentu, hampir semua orang akan memungut dan mengantongi uang seratus ribu yang telah terinjak-injak. Pertanyaannya adalah MENGAPA? Itu adalah sifat dasar manusia. Mirip dengan sikap Allah terhadap kita, tapi kita memiliki sifat dasar yang berbeda. Ketika Ia dihadapkan pada dua orang manusia. Yang satunya berkedudukan tinggi, terpandang di dunia, seorang yang banyak hartanya, dan tidak pernah tercela sedikitpun. Tetapi ia mengalami kekeringan rohani dan tidak mempunyai iman akan Anak-Nya. Yang seorang lagi, ia seorang miskin, tidak mempunyai apapun dan hidup hany...