Langsung ke konten utama

Postingan

Melawan Lupa

Mazmur 77:12-21; 103:2 Terdapat dua penyakit lupa pada manusia,  yaitu amnesia  (gangguan memori) dan demensia (disertai gangguan kognitif, mengurangi kemampuan untuk mengerjakan sesuatu. Demensia sendiri dibagi menjadi dua yaitu alzheimer dan demensia vaskuler. Itu hanyalah beberapa contoh penjelasan singkat mengenai penyakit lupa yang menimpa manusia. Sebenarnya lupa tidak hanya menyerang orang lanjut usia dan berbentuk penyakit, tapi bisa terjadi pada orang biasa seperti: lupa main game (terus-menerus dan lupa waktu), lupa utang, lupa istri, lupa suami, lupa anak, dan lainnya. Lupa adalah penyakit serius , tetapi ada juga yang memiliki dampak positif seperti: lupa disakiti, dan lupa akan kesalahan orang lain; walaupun lebih banyak yang memiliki dampak negatifnya. Ada satu penyakit lupa yang berbahaya dan harus kita hindari, yaitu lupa kepada Tuhan. Lupa akan kasih setiaNya, kebaikanNya, penyertaanNya. Bukan saja berbahaya, tapi penyakit ini bisa berpengaruh pa...
Postingan terbaru

Attitude Is Everything

Sebenarnya, apa sih Attitude itu? Attitude atau sikap, memiliki pengertian yang sama yaitu perilaku yang dihasilkan dari cara berpikir seseorang . Bagaimana seseorang bertindak, bagaimana seseorang berkata-kata, itu semua merupakan sikap yang semuanya berasal dari apa yang orang tersebut pikirkan. Dalam konteks kali ini, ada tiga poin yang penting yang harus kita perhatikan mengenai Attitude dalam diri kita yaitu: Sikap terhadap sesama Hal ini seringkali menjadi masalah umum bagi semua orang. Kadang kita memandang sesama kita dengan cara yang berbeda (terkadang kita bersikap seperti merendahkan karena lawan bicara kita orang yang kita anggap aneh, bodoh, miskin , tetapi di satu sisi kita terkadang meninggikan lawan bicara kita karena status sosialnya yang baik seperti kaya, punya banyak kemampuan, terkenal ). Hal ini yang harus kita pikirkan, apakah cara kita memandang sesama kita telah sesuai dengan kehendak Tuhan? Sikap terhadap diri sendiri Poin ini membahas tentang bagai...

Jangan Mengasihi Saudara dan Sahabatmu (saja)

Sebelum saya menyampaikan mengenai apa yang dapatkan hari ini, ada baiknya kita melihat kutipan ayat yang diambil dari Matius 5:43-48. Demikian bunyi Firman Tuhan:                 43 “Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. 44 Tetapi Aku berkata kepadamu: kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. 45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar. 46 Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? 47 Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian? 48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Ba...

Terimakasih Aloysius, Terimakasih Angkatan 2016

Untuk Kita Semua, Angkatan 2016 VIDEO ANGKATAN 2016: MPLS DAN MPS MPLS 2013-2014 MPS 2016              Terimakasih, terimakasih, dan terimakasih. Hanya itu yang bisa saya berikan untuk sekolah Aloysius, terutama para guru dan teman-teman semuanya. Karena saya sudah menjadi bagian dari sekolah ini... selama 14 tahun. Bukan waktu yang singkat memang, ada banyak hal-hal dan kenangan baik maupun buruk yang saya dapatkan selama bersekolah disini. Tetapi jika diambil maknanya, semua ini semata-mata merupakan proses pembentukan saya, dari seseorang yang bukan siapa – siapa dan tidak tahu apapun menjadi seseorang yang lebih baik. Saya ingin berterimakasih pertama – tama untuk guru – guru ( TK sampai SMA, mungkin terlalu banyak jika harus disebutkan ), yang telah memberikan banyak hal dan pelajaran baik pendidikan akademis ataupun moral yang memang, telah mengubah karakter saya ataupun teman – teman semua. Terkadang, jasa para guru yang luar bias...

Farewell.. Mr. Nobi Arisuman

Perpisahan. Pikiran kita tentang satu kata ini pasti ga jauh dari: sedih, dukacita, kangen-kangenan, LDR atau apapun itu istilahnya, sampai yang paling ekstrimnya perpisahan sampai ke alam sana. Yang jelas intinya adalah, perpisahan itu ya sedih-sedihan. Sebenernya apa sih yang buat perpisahan itu sedih? Setelah gw coba pikir-pikir, perpisahan itu bukan sesuatu hal tentang kesedihan melulu. Perpisahan dengan penyakit, perpisahan dengan musuh bebuyutan, itu bahagia, kan? Maknanya sebenernya, ya perpisahan itu cuman masalah "menjaga jarak satu sama lain".  Yang bikin perpisahan itu sedih "waktu kangen, susah ketemu". Bener gak sih? Perpisahan itu hanya membatasi satu sama lain, hal yang dipisahkan, buat ga ketemu sementara waktu aja. Bisa diakhiri? Bisa. Ya tinggal ketemuan aja..... Kali ini gw mau cerita tentang salah satu guru "baru" di SMA Santo Aloysius 2 Bandung. Jadi awal ceritanya tuh gini. Gw mulai masuk kelas 2 dengan jurusan IPA, dan kebetulan bi...

Dimanakah Hidup Yang Sebenarnya?

Satu hari saya ngobrol sama papa di rumah, bicara tentang banyak hal. Biasa, papa memang orang yang cukup banyak topik kalo lagi pengen duduk untuk bercerita. Dan biasanya, papa cerita itu arahnya satu sisi alias saya hanya pendengar yang baik.. haha. Mulai dari politik, keluarga, pendidikan, sepeda (mayoritas), makanan, kesehatan, dan lainnya. Banyak banget pengetahuan yang papa punya.. sampe waktu suatu sore kita berbincang cukup lama, sampailah papa di pertanyaan yang bikin saya hening dan termenung. "Kamu tuh ngapain hidup di dunia?".  Jelas bingung, iya. Saya sedikit tertegun entah kenapa. Mendadak saya dipaksa untuk berpikir, mengeluarkan apa yang kita punya. Lalu pelan-pelan dengan sedikit kepastian dan keberanian saya mulai jawab.. "Cari uang, dan hidup bahagia..". "Oh, jadi itu. Kalau begitu sekolah untuk uang ya?" "Iya pa.." "Lalu hidup juga untuk uang?" "Enggak juga sih pa.." Dalam hati saya mulai merasa terkecoh...

Hidup Tidak Ada Habisnya, Asal...

Jujur, saya sebagai manusia tentu pernah merasa kesepian. Semua orang *mungkin* pernah ngerasain yang namanya kesepian, sendiri, ato masa-masa dimana kita bingung hidup kita ini buat apa sih? Apapun yang kita lakuin kaya ga ada artinya buat orang lain. Menurut kita baik, tapi mungkin orang lain ga sependapat. Ini masalah yang sebenarnya ga sulit, tapi terus kita ulangi karena banyak hal. Itu bisa karena kita lagi dalam tekanan, ato apapun itu yang buat perasaan kita ga enak, dan hal-hal baik yang kita lakuin mungkin bakal jadi buruk di pikiran kita. Kadang waktu kita kesepian inilah, kita mulai merenungi banyak hal dan terkadang memandang orang yang lebih dari kita. Saya pribadi udah sering dengar yang namanya: Kenapa sih ada si kaya dan si miskin? Ato si populer dan si ansos? Kenapa hidup saya mengecewakan? Well, kita ga akan pernah abis kalau ngomongin ini terus. Kalau kita jadi orang yang jarang bersyukur dan menuntut lebih terus menerus, itu bakal buat kita semakin tertekan dan...